pencilsButa warna adalah suatu kondisi dimana sel – sel kerucut mata tidak mampu menangkap spektrum warna dengan baik sehingga tidak bisa membedakan warna pada saat warna dikumpulkan menjadi satu bidang. Buta warna ini disebabkan oleh faktor genetika. Secara teori, penyebab buta warna ini pernah dipelajari di SMA.

Buta warna terjadi jika laki – laki normal yang memiliki gen XY yang menikah dengan seorang wanita yang memiliki gen XX, sedangkan ayah si wanita ini adalah seorang laki – laki yang buta warna. Maka, kemungkinan besar salah satu atau semua anak laki – laki dari pasangan tersebut akan mengalami buta warna. Mengapa? Karena si wanita telah membawa sifat buta warna dari ayahnya, maka sifat tersebut akan diturunkan langsung kepada anak si wanita itu.

Buta warna dibagi menjadi 3 jenis:

- Buta warna protan, yaitu seseorang kurang bisa menangkap spektrum warna merah. Dalam kata lain, sensitifitas mata terhadap warna merahnya kurang.

- Buta warna deutan, yaitu seseorang kurang bisa menangkap spektrum warna hijau. Dalam kata lain, sensitifitas mata terhadap warna hijaunya kurang.

- Buta warna tritan, yaitu seseorang kurang bisa menangkap spektrum warna biru. Dalam kata lain, sensitifitas mata terhadap warna biru kurang.

Cara mendeteksi buta warna adalah tes buta warna yang menggunakan media bernama buku ishihara.

Buta warna bukanlah sebuah penyakit, sehingga dia tidak bisa disembuhkan. Bagaimana bisa sembuh…? Kan tidak sakit/bukan penyakit…?

Buta warna bukan untuk diratapi, jadikanlah buta warna sebagai motivasi agar anda bisa mengejar impian anda tanpa dihalangi oleh buta warna. Sebenarnya ada sebuah langkah mudah yang harus anda tekuni dan anda perjuangkan. Buta warna bisa diterapi/dilatih agar syaraf matanya membaik. Terapi itu dengan cara, sering berlatih membaca buku ishihara secara rutin setiap hari, dibantu dengan konsumsi vitamin retina dengan dosis yang tepat.

12

Salah satu rangkain tes yang harus dijalani oleh setiap person yang ingin masuk dalam sebuah instansi adalah tes kesehatan. seringkali mereka gusar menghadapi tes yang satu ini. Bukan karena mereka memiliki darah tinggi, asam urat atau kolesterol yang tinggi, tapi mereka gusar karena mereka mengalami buta warna parsial. Ya, buta warna parsial adalah sebuah kondisi dimana seseorang merasa kesulitan membedakan warna pada saat warna itu dikumpulkan menjadi satu dalam sebuah bidang. Kondisi ini membuat tes buta warna mereka gagal.

Tentu saja, kita tidak ingin menggadaikan cita – cita kita masuk ke sebuah instansi hanya karena buta warna parsial kan…? Oleh karena itu, janganlah menyerah dengan keadaan. Berusahalah selagi masih terbuka kesempatan untuk berusaha. Dengan cara apakah kita bisa melewati tes buta warna…? Berikut kami akan memberikan tips dan cara mudah lolos tes buta warna.

  1. Belilah buku ishihara resmi/original. Ya, buku ishihara saat ini sudah banyak dijual di website – website. Akan tetapi, hanya segelintir yang menjual buku ishihara asli/original seperti yang dipakai tes buta warna oleh instansi – instansi. Salah satu supplier yang menjual buku ishihara original adalah CV. Fitrah Cemerlang yang berdomisili di Sidoarjo – Jatim. Baik cetakan Indonesia maupun cetakan Jepang. Buku ishihara resmi/original sangat penting untuk anda miliki, karena buku tersebut adalah buku yang digunakan untuk tes di institusi resmi.
  2. Pelajari dan berlatihlah membaca buku ishihara yang sudah anda beli tadi secara rutin dan tekun. Berlatih membaca buku ishihara sangat berguna untuk meningkatkan kinerja syaraf mata anda. Karena syaraf mata akan dirangsang habis oleh perpaduan warna dari buku ishihara yang anda baca tadi. Berlatihlah sesuai metode yang diberikan oleh dokter. Agar anda benar – benar bisa mendapatkan hasil yang maksimal.
  3. Belajarlah membaca buku ishiharaa dengan didampingi oleh orang normal. Sehingga dia bisa mengarahkan jika anda mengalami kesalahan. Keberadaan orang normal di sini bisa sebagai penunjuk atau penuntun dan penge-test anda.
  4. Lakukan evaluai setiap 3 hari. Evaluasilah progress anda selama 3 hari latihan. Dan ini, perlu orang normal untuk menemani anda.
  5. Konsumsilah vitamin penguat syaraf mata. Ya, buta warna bisa terjadi karena adanya kelainan pada syaraf mata. Sehingga syaraf mata jika distimulus dengan vitamin penguat retina/syaraf mata, tentu penglihatan akan mengalami perbaikan.
  6. Hindari bergadang. Ya, jangan sekali – kali tidur melebihi jam 22.00 karena mata anda telah diforsir untuk berlatih membaca buku ishihara di siang harinya. Jadi, malam harinya, mata anda mutlak harus istirahat.
  7. Berolahragalah di pagi hari. Karena olahraga ini sangat penting untuk membuat sirkulasi darah lancar. Dan mata, adalah salah satu organ yang mendapat supplay darah. Semakin lancar darah yang tersupply ke mata, maka akan semakin terang penglihatan mata anda.
  8. Istiratlah di siang hari. Ya, melepas penat di siang hari dengan tidur siang atau sekedar “leyeh-leyeh” akan sangat memntu membuat mata anda kembali fit.
  9. Perbanyak minum air putih. Ya, minumlaha air putih agar darah menjadi encer. Karena darah yang encer akan memudahkan aliran – alirannya ke seluruh tubuh.
  10. Perbanyak jalan – jalan melihat penghijauan. Karena secara tidak langsung, penghijauan merupakan stimulus penglihatan yang sangat baik.

Semoga tips lolos tes buta warna ini bermanfaat bagi anda. Dan segera hubungi CV. Fitrah Cemerlang untuk mendapatkan buku ishihara original. Semoga sukses…!