Semua orang pasti akan mencari buku ini saat akan menghadapi tes buta warna. Terlebih bagi mereka yang mengalami kelainan hormonal berupa buta warna.  Apa yang dimaksud dengan buta warna? Buta warna adalah suatu keadaan dimana seseorang tidak bisa melihat warna, tidak bisa membedakan warna pada saat beberapa warna dikumpulkan. (Wikipedia, 1993)

Mengapa dinamakan buku ishihara? Ini tentu sangat terkait dengan penemu metode pengetes buta warna itu sendiri. Lembar kumpulan warna tersebut ditemukan oleh Prof. Dr. Shinobu Ishihara dari Ishinkai – Tokyo University. Beliau menciptakan bulatan – bulatan yang berisi berbagai warna yang diacak menjadi satu. Saat bulatan – bulatan tadi diujikan kepada seseorang tenyata hasilnya terbagi jadi 2 kelompok. Ada yang bisa menjawab angka – angka dibalik bulatan itu, namun ada pula yang tidak. Nah, yang bisa menjawab, maka dia dikategorikan sebagai orang normal. Sedangkan yang tidak bisa menjawab, maka dia termasuk seorang yang buta warna parsial. Read the rest of this entry »